Minggu, 11 November 2012
Tentang Post Nickelodeon ll 11.05 ll
Postnya udah aku hapus.
Kenapa?
Soalnya aku ga ngerasa aku di posisi yg tepat buat nge-judge people
Aku tau itu cuma pendapatku sendiri, tapi gimana kalo dibaca orang lain terus orang lain itu gasuka sama aku?
Berabe kan?
Jadi, dengan ini, aku udah ngehapus post yang cuma sampe absen 20 itu, dan semoga semua orang yang udah pernah baca itu akan tidak memberitahukan isinya dan ga inget isinya.
Amin.
Rabu, 07 November 2012
Petunjuk Blog ll 16.43 ll
PROFILE = profile penulis blog
ENTRIES = isi blog (post)
SITES = situs-situs blog yang bagus dan direkomendasikan untuk dibuka, gak semua bagus sih, tapi mayoritas bagus
COMMENTS = isinya komen-komen pembaca, direkomendasikan diisi agar penulis blog bisa memperbaiki kesalahan yang berada di blog
OTHERS = arsip dan pernyataan bahwa beberapa konten di blog bukan dibuat oleh sang penulis blog (myself).
Catatan tambahan:
Kepada Pak Hanafi, foto saya ada di post pertama yaitu "About The Blogwriter" pak, cara buka gampangnya gini, klik Others, abis itu klik About The Blogwriter, setelah itu klik Entries. Atau bisa dengan cara bapak nge-scroll teruuus ke bawah sampai post pertama.
Maaf pak jika tadi waktu semua blog ditampilkan blog saya tidak dapat ditampilkan, itu karena music player saya memberatkan blog saya sehingga tidak bisa dibuka oleh komputer bapak. Tolong jangan dikurangi nilainya ya pak, makasih. (nilainya dibagusin ya pak, hehe :D)
Enjoy the blog :)
Selasa, 06 November 2012
Asal Usul 5 Lagu Anak Barat Terkenal ll 16.41 ll
Ya, aku tau kalo post dibawah ini mungkin bakal tidak akan menyeramkan, tapi ya mungkin cuma disturbing. Dan juga, kita orang Indonesia jadi mungkin belum pernah mendengar lagu-lagu dibawah ini. Kenapa aku nge-pos ini? Soalnya, aku cuman pengen memberi tau, ini salah satu contoh nyata kalau
things aren't always what they seem (hal-hal tidak selalu seperti apa penampilan mereka.)
Dan ini maksudnya bukan yang kayak "Don't judge the book by it's cover", oke mungkin sedikit kayak gitu tapi tujuan aslinya enggak. Dan ini bukan cuman buat serem-sereman aja, ini beneran, sudah dibuktikan dalam sejarah.
#5. Three Blind Mice (Tiga Tikus Buta)
Three blind mice, three blind mice,
See how they run, see how they run
They all ran after the farmer's wife,
Who cut off their tails with a carving knife,
Did you ever see such a thing in your life,
As three blind mice?
Terjemahan:
Tiga tikus buta, tiga tikus buta,
Lihat mereka berlari, lihat mereka berlari,
Mereka berlari menuju istri petani
Yang memotong buntut mereka dengan pisau daging,
Pernahkah kamu melihat hal seperti itu waktu kamu hidup,
Seperti tiga tikus buta?
Yang mungkin dipikirkan sama orang-orang..
Tiga tikus yang tidak beruntung yang berada dalam sebuah 'misi' untuk mengetahui mereka ada dimana, yang lalu berlari menuju ke wanita tua yang kebetulan mempunyai keahlian dalam memotong hewan-hewan kecil yang tidak berdaya menjadi berkeping-keping. Jadi yang satu ini sebetulnya uda disturbing dengan sendirinya.
Tapi beberapa ahli mengatakan ...
Istri petani di lagu ini sebetulnya mereferensikan ke "Bloody" Mary I di abad ke-16, dan antusiasmenya untuk segala sesuatu yang melibatkan penyiksaan, kematian, dan pada dasarnya mencari cara-cara baru untuk menjadi *beep* terbesar di buku-buku sejarah. Tiga tikus itu sebenarnya melambangkan tiga bangsawan yang berkumpul bersama-sama dan mengatakan, "Gee guys, mungkin nyonya Mary ini tidak ada disini sepenuhnya." dan akhirnya dituntut dengan alasan berkonspirasi melawan ratu.
Kalau kamu mengernyit dengan lirik "memotong buntutnya", bukan, maksudnya Lady Mary enggak memotong kelamin mereka, tapi beliau membuktikan bahwa beliau mempunyai sebuah empati, dan malah membakar mereka.
#4. Georgie Porgie
Georgie Porgie pudding and pie
Kissed the girls and made them cry
When the boys came out to play
Georgie Porgie ran away
Terjemahan:
Georgie Porgie pudding dan pie
Mencium cewek-cewek dan membuat mereka menangis
Saat anak laki-laki keluar untuk bermain
Georgie Porgie berlari pergi
Yang mungkin dipikirkan sama orang-orang..
Seorang anak aneh di yang sepertinya kehilangan keberanian saat melihat laki-laki lain.
Tapi beberapa ahli mengatakan....
Semua hal tersebut mengacu pada skandal gay yang berhubungan dengan Raja Charles I
Georgie Porgie menurut mereka adalah karikatur dari George Villiers, Duke of Buckingham pertama dan seorang cowok yang cantik (secara hardcore). Dirumorkan bahwa dia merupakan kekasihnya Anne of Austria, Permaisuri dari Perancis dan sangat kejam dalam semua hal kecuali untuk hal-hal seperti menjadi cantik, atau menjadi wanita.
 |
| Kemungkinan laki-laki |
Jadi setelah menjalin percintaan dengan, er, Anne yang agak maskulin, itu merupakan transisi yang lancar bagi Villier untuk berganti pihak. Bukan orang yang melakukan hal setengah-setengah, Villier memilih untuk *ehem* ke Raja Charles I. Melalui sang Raja, Villiers dapat menjadi sangat kuat dan berpengaruh, dan bahkan dinobatkan menjadi --dan kami tidak mengada-ada-- Gentleman of Bedchamber (Gentlemannya Ruang Tidur), sebuah gelar yang membuat orangtua George Villiers bangga.
Akhirnya, Parlemen muak dengannya dan memutuskan hubungan mereka. Sebagai laki-laki yang menghargai cinta, Villiers berjuang untuk kekasihnya, Charles dengan berani dengan cara yang pada dasarnya berteriak, "Well.... okay!" yang pada akhirnya membuat referensi "When the boys came out to play, Georgie Porgie ran away."
#3. Goosey Goosey Gander
Goosey goosey gander, whither shall I wander
Upstairs and downstairs and in my Lady's chamber
There I met an old man who wouldn't say his prayers
So I took him by his left leg and threw him down the stairs
Terjemahan:
Goosey goosey gander, kemana aku harus pergi
Keatas dan kebawah dan ke kamar nyonyaku
Disana aku bertemu seorang pria tua yang tidak mau mengatakan doanya
Jadi aku menggeretnya melalui kaki kirinya dan menjatuhkannya melalui tangga
Yang mungkin dipikirkan sama orang-orang...
Gelandangan kota mendobrak masuk ke berbagai ruangan wanita dan menjatuhkan partner-partnernya karena inkonsisten dalam agamanya.
Tapi beberapa ahli mengatakan...
Dulu di Eropa abad 16, kebanyakan orang sibuk dalam memperangi penyakit atau memperangi penganut-penganut Katolik. Pendeta-pendeta mempunyai permintaan yang tinggi karena ada hadiah untuk orang yang menemukan penganut Protestan dan dapat mengeksekusi satu.

Seringnya, cara mengeksekusinya yaitu mengikat kaki-kakinya dan orangnya dijatuhkan lewat tangga (digulingin dari atas tangga kayaknya terus sampai ke bawah). Kecuali dia memulai mengatakan doanya di bahasa Inggris bukan bahasa Latin, dia akan dijatuhkan lebih cepat dari masa kecilmu. Kalau dia memang menyerah, dia akan diampu-- oh engga deng. Mereka akan tetap menjatuhkannya lewat tangga regardless.
Jadi itu sudah done ya, tapi apa maksudnya frase "goosey goosey gander?"
Well, menurut mereka "Goosey" itu direferensikan ke istilah slang tua yaitu "goose" yang kayaknya bagus tapi ternyata itu artinya "voluptuous lady of the night (wanita malam yang menggairahkan)" yang ternyata hanya merupakan eufimisme dari "pelacur yang sangat kotor". Bahkan, istilah "goose bumps" sebenernya merupakan slang dari benjolan merah yang disebabkan oleh penyakit kelamin.
The more you know!
#2. Pop Goes The Weasel (Pop Pergilah Musang Itu)
All around the murberry bush
The monkey chased the weasel;
The monkey thought 'twas all in good sport
Pop! goes the weasel.
A penny for a spool of thread,
A penny for a needle-
That's the way the money goes,
Pop! goes the weasel.
Terjemahan :
Di sekeliling semak murbai
Sang monyet mengejar sang musang
Sang monyet berpikir itu merupakan olahraga yang baik
Pop! (suara meletus) pergilah musang itu.
Sebuah penny untuk kumparan benang,
Sebuah penny untuk sebuah jarum-
Itulah caranya uang itu pergi,
Pop! pergilah musang itu.
Yang mungkin dipikirkan orang-orang..
'Pembakaran' spontan di kerajaan hewan, juga dengan penonjolan bahwa semua monyet itu kurang ajar.
Tapi beberapa ahli mengatakan ...
Pop goes the weasel adalah nada menyenangkan yang berpusat dalam tema anak-anak yang sudah sangat dikenal : siklus kemiskinan di masyarakat.
Sebuah bagian yang bagus dari lagu ini dibuat-buat dari permainan kata yang merupakan istilah slang Cockney dari zaman dulu. Untuk contohnya, "Pop" adalah istilang slang yang berarti untuk menggadaikan sesuatu (yang dijual dari pegadaian) sementara "weasel" artinya jas. Apakah itu membantu? Tidak?

Well, maksudnya disini adalah gak peduli semiskin apapun pria London dulu, dia diharapkan untuk mempunyai jas untuk berpakaian bagus pada hari Minggu. Cara untuk bisa melakukan ini adalah menggadaikan jasmu (Pop goes the weasel) pada hari Senin dan membelinya lagi sebelum hari Minggu.
Kurang diketahui umum, tapi ada versi yang lebih tradisional yang bunyinya :
Up and down the city road,
In and out the eagle,
That's the way the money goes,
Pop! goes the weasel.
Terjemahan:
Ke atas dan kebawah jalan kota
Masuk dan keluar sang elang
Itulah caranya uang pergi
Pop! pergilah sang musang.
Sang Elang disini maksudnya adalah kedai minuman The Eagle di London utara, mengingatkan anak-anak muda tentang kemiskinan yang berlebihan karena kebanyakan minum (minuman yg memabukkan) dan depresi-- sebuah pelajaran yang anak kecil harus tau sejak mereka berumur 5 tahun.
#1. Mary, Mary Quite Contrary (Mary, Mary Cukup Berlawanan / Menentang)
Mary Mary quite contrary
How does your garden grow?
With silver bells and cockleshells
And pretty maids all in a row
Terjemahan:
Mary Mary cukup berlawanan
Bagaimana kebunmu tumbuh?
Dengan bunga-bunga silverbell dan bunga-bunga cockleshell
Dan pelayan-pelayan cantik yang berbaris
Yang mungkin dipikirkan orang-orang...
Seorang wanita tua manis dengan ketertarikannya pada hortikultur. Oh, dan itu punya kata "cockleshell." Kami suka itu.
Tapi beberapa ahli mengatakan...
Ratu "Berdarah" Mary cukup populer untuk sering muncul di sejumlah rima-rima anak, yang lumayan mengesankan beberapa abad kemudian. Berapa banyak rima anak yang menampilkan
kamu? Yeah, itu yang kami pikirkan. Kamu harus mulai melakukan sesuatu dengan hidupmu.

Anyway, di nada menyenangkan ini, Mary ditujukan sebagai tokoh utama dalam semua orang-orang malang yang dia kirim ke kuburannya (tamannya). The silver bells ditujukan untuk instrumen siksaan untuk menghancurkan ibu jari dengan pengetatan oleh sekrup, dan cockleshells (heh) adalah alat penyiksaan yang dipasangkan ke alat kelamin. Ayolah, jangan berlagak terkejut. Mereka dinamakan cockleshells (kerang) for God's sake.
:Para pelayan di baris terakhir menyinggung ke alat pemenggal kepala yang baru diciptakan, yang dinamakan The Maiden (Sang Gadis / Perawan)

Mereka menamakannya Sang Gadis (atau Perawan) karena moniker (sorry aku gatau ini maksudnya apa) pertamanya, "Captain Choppy (Kapten Pemotong)," tidak pernah tertangkap.
So, that's it. Things aren't always what they seem right? Think about it.
Diterjemahkan dari : http://www.cracked.com/article_16576_the-disturbing-origins-5-common-nursery-rhymes.html
Senin, 05 November 2012
100 Cerita Hantu (Hyaku-Monogatari) ll 16.06 ll
Ini adalah ritual Jepang klasik untuk memanggil hantu, dinamakan Hyaku-Monogatari. Hyaku = seratus , Monogatari = cerita/dongeng.
Versi Modern (dipraktekkan sejak jaman Edo - sekarang)
Siapkan 100 lilin
Kamu akan membutuhkan sekumpulan orang, berjumlah sampai 100 orang.
Duduk membentuk lingkaran. Nyalakan semua lilin dan letakkan semuanya di tengah lingkaran.
Pastikan bahwa ruangannya tidak mempunyai sumber cahaya selain lilin-lilin tersebut.
Satu demi satu, ceritakan satu cerita hantu yang berbeda-beda. Setelah satu cerita selesai, tiup satu lilin.
Setelah seratus cerita telah diceritakan dan seluruh lilin sudah mati yang membuat ruangan gelap seluruhnya, satu hantu akan muncul ditengah-tengah lingkaran.
Versi Dulu (dari sebuah sumber yang ditulis saat 1666 AD)
Ritualnya harus dilakukan saat bulan baru.
Persiapkan 3 ruangan (atau jika itu tidak mungkin, 2 ruangan bisa mencukupi), berdekatan satu sama lain. Lebih baik kalau ruangan-ruangan ini dibentuk dalam suatu cara yang membuat bentuk 'L' jika dilihat dari atas.
Ruangan dimana kumpulan orang-orang berkumpul harus gelap seluruhnya, begitu pula di ruangan sebelahnya. Ruangan ketiga harus mempunyai 100 andon (sebuah lentera dengan sebuah api dari kayu / kayu api dan naungan kertas) dan sebuah cermin di meja.
Kertas yang dimana membentuk andon harus berwarna biru. Semua partisipan harus berpakaian biru, dan semuanya harus memasuki ruangan pertama tanpa membawa pedang. Jauhkan senjata lainnya dan obyek-obyek berbahaya dari ruangan tsb. (walaupun ada beberapa yang menghiasi ruangannya dengan pedang, untuk menangkal kejahatan.)
Saat sebuah cerita diceritakan, yang menceritakan ceritanya harus merogoh jalannya dalam kegelapan ke ruangan ketiga dimana dia harus memadamkan satu andon, melihat dirinya di cermin, lalu kembali ke ruangan pertama. Kumpulannya boleh melanjutkan ceritanya saat penceritanya pergi. Cerita-ceritanya tidak hanya harus tentang hantu atau monster, tapi boleh tentang teka-teki (enigma) atau kutukan. Saat semua cerita telah diceritakan dan kegelapan sebenarnya terjadi, sesuatu yang supernatural akan terjadi.
Nyatanya saat mereka melakukan ritual tersebut, mereka sering berhenti di cerita ke-99 dan menunggu sampai fajar. Ini karena tujuan asli dari ritualnya adalah untuk menguji keberanian seseorang, dan mereka tidak mau membuat resiko dengan memanggil makhluk supernatural.
Diceritakan bahwa akan muncul makhluk yang bernama Ao-andon, yaitu setan perempuan yang mempunyai rambut panjang dan tanduk dan giginya yang dicat hitam, dan berpakaian kimono putih.
Spongebob Squarepants (Teori) ll 15.30 ll
Pernah dengar-dengar tentang acara Spongebob Squarepants? Acara tentang spons kuning yang ceria yang hidup di kota fiksi yang bernama Bikini Bottom yang berada dibawah laut? Well, aku akan menganggap kamu tau dan akan meneruskan post ini. Walaupun kamu sudah pernah melihat acara itu, kamu mungkin belum tau cerita dibalik Spongebob Squarepants. So ini dia, cerita dibalik Spongebob Squarepants.
Ibu dan bapak Spongebob sebenarnya bersaudara, jadi waktu Spongebob lahir dia mempunyai beragam penyakit seperti Schizofrenia, Penyakit Bipolar dan Keterbelakangan Mental. Penyakit Bipolar membuatnya mempunyai perpindahan-perpindahan mood yang sangat agresif. Semua anak di sekolahnya mengetahui tentang penyakitnya itu dan mengejeknya karena penyakitnya. Dia juga tidak pernah mempunyai teman, yang membuat dia akhirnya depresi. Suatu malam, saat dia mengerjakan PR-nya, tiba-tiba amarahnya meledak, yang menyebabkan dia membunuh kakaknya sendiri. Dia pernah diadili di pengadilan, tapi akhirnya dia dimasukkan ke rumah sakit jiwa karena penyakit mentalnya. Saat dia disana, penyakit Schizofrenia-nya mulai menguasai kehidupannya. Dalam pikirannya, dia membuat sebuah kota fiksi bernama Bikini Bottom dan membuat semua orang yang berada di dalamnya. Dibawah ini adalah beberapa karakter yang dibuat oleh Spongebob dan melambangkan apa di hidupnya :
Patrick Star - dibuat karena kerinduannya akan teman sejati. Dia juga dibuat karena dia selalu menginginkan teman yang lebih bodoh daripadanya karena penyakit keterbelakangannya.
Squidward Tentacles - dibuat untuk melambangkan bullies dan selalu mengolok-oloknya. 'cinta' yang dimiliki Spongebob ke Squidward melambangkan saat-saat dia berusaha untuk menjadi dekat dengan orang-orang yang nge-bullynya, walaupun pada akhirnya dia selalu dibentak karenanya.
Mr. Krabs - dibuat untuk melambangkan saat-saat bulliesnya berpura-pura menjadi temannya dan memanfaatkan kebodohannya itu.
Gary - melambangkan orang tuanya, yang terpaksa harus hidup dengannya.
Sandy - dibuat untuk melambangkan cintanya kepada gadis ter-populer di sekolah dan mimpinya bahwa gadis ter-populer itu akan balik mencintainya.
Plankton - dibuat untuk melambangkan kakaknya, yang selalu mengolok-olok kebodohan Spongebob yang pada akhirnya menuntunnya menuju kematiannya sendiri.
So, there you have it. Cerita dibalik acara anak-anak terkenal "Spongebob Squarepants". Tapi ini hanya teori .................... mungkin.
Sweet dreams ~
Minggu, 04 November 2012
Sebuah Nomor Telepon ll 16.03 ll
Annalisa membeli sebuah buku telepon baru. Saat dia menulis nama-nama dari buku yang lama, dia melihat nama-nama temannya. Salah satunya adalah Linda, yang telah meninggal beberapa bulan yang lalu. Dia merasa konyol untuk men-transfer namanya ke buku yang baru, tapi dia merasa sedikit aneh jika hanya mengabaikannya. Dia tahu dia sedang berpikir tidak wajar, tapi sesuatu menyuruhnya untuk menelepon nomer Linda. Mungkin untuk mengetahui dan mendengar bahwa itu bukan punya temannya lagi bisa memberikan suatu pengakhiran kepadanya. Dia mempunyai masalah dalam mengatasi kesedihannya yang selalu bersamanya hampir setiap hari.
Yang membuatnya terkejut, LINDA MENJAWABNYA. Kaget, dia dengan gagapnya memulai pembicaraan. Tidak lama, mereka berbincang-bincang layaknya kawan lama. Beberapa bulan terakhir ini berat bagi Annalisa. Selain kehilangan Linda, tunangannya meninggalkannya, jadi dia menggunakan kesempatan untuk menuangkan isi hatinya ke Linda. Dengan melakukan itu, kepahitan dan kesakitan yang dia rasakan seakan-akan terangkat.
Linda bertanya kenapa Annalisa tidak meneleponnya setelah sekian lama. "Kenapa Bruce belum menelepon?" Linda menangis. "Dia berjanji kalau dia akan selalu ada untukku."
Bruce adalah pengemudi mobil yang membuat Linda kehilangan nyawanya. Dia mengemudi ke rumah Linda setelah pesta menyambut pernikahan dan hadiah-hadiah yang didapatkannya tidak hanya ditaruh di bagasi, tetapi juga di kursi belakang, yang menimbulkan tumpukan tinggi yang menutupi jendela belakang. Mereka harusnya menikah di tiga minggu setelahnya. Bruce terluka gara-gara kecelakaan tersebut dan masih dalam keadaan koma sampai sekarang. Dia tidak tahu menahu tentang kematian Linda.
Annalisa tersentak. Bagaimana coba caranya untuk menjawab pertanyaan itu? Linda melanjutkan, "Kenapa kamu tidak meneleponku setelah beberapa bulan lamanya? Kenapa Bruce belum pernah menelepon sama sekali?" Dia menanyakan ini terus-terusan.
Tidak tahu apa yang harus dikatakan, dia terkesiap, "KARENA KAMU MENINGGAL." Annalisa tidak mendengar suara Linda setelah itu. Yang dia dengar hanya NADA TELEPON! Beep, beep, beep.. Jantungnya berdetak sangat kencang, lalu dia langsung secepatnya menelepon nomor Linda lagi.
Tidak ada jawaban.
Klise Horror ll 15.34 ll
 |
Uh... not these things again.
|
Di post ini, aku akan menulis beberapa klise dalam cerita horror yang basically boleh dipake kalo mau bikin cerita horror, tapi hati-hati, karena terkadang itu bisa mengurangi kualitas cerita yang akan anda buat.
- Apapun yang dimulai dengan kalimat, "Aku tau kamu tidak akan memercayai ini," atau "Aku dulu skeptis, tapi..." dsj.
- Angka 6, 13, dan 666
- Percaya bahwa sesuatu sudah berakhir, tapi lalu kejadian mengerikannya terjadi lagi
- Menggunakan "Ini benar-benar terjadi padaku" atau "Ini bukan sekedar cerita, ini benar-benar terjadi!" dengan maksud untuk menambah ketegangan hanya mengakibatkan membunuh cerita. Terutama jika "Kamu harus mempercayaiku" atau "Kamu tidak akan memercayai ini" ditambahkan. Suspensi dari ketidakpercayaan akan rusak jika langsung ditujukan kesitu.
- Membuat kata pertama di setiap paragraf mengejakan sesuatu, biasanya dihubungkan dengan kalimat seperti "JANGAN MELIHAT DI BELAKANGMU!" ini biasanya membuat pembaca tertawa karena kamu dengan konyolnya mencoba menakuti, apalagi jika mereka duduk persis di depannya tembok
- Mengakhiri cerita dengan "KAMU SELANJUTNYA!!!" emangnya kamu anak kecil apa..
- Memulai cerita dengan "Jangan membaca ini atau kamu akan kena kutukan", atau semacam itu hanya akan membuat orang-orang tidak membaca itu
- Cerita apapun tentang Cleverbot yang menceritakan tentang Ben. Aku udah perna nyoba Cleverbot, dan ya, Cleverbot memang menceritakan tentang Ben. Bukan hal yang major. (okeh mungkin ini agak personal)
- Orang yang bangun di laboratorium atau penjara tempat eksperimen.
- Tokoh utama yang 'tidak setia', yang dimana tokohnya ini ternyata jahat / kerasukan / hantu
- Memulai cerita tentang seorang pembunuh berantai dengan bagian atas artikel koran atau sebaliknya
Dan ya, masih ada lebih banyak lagi. Kalau kalian membaca post ini dan menemukan kekurangan, feel free to comment, di bagian "Comments" tapi bukan di bagian "Entries" ini. Dan memang, beberapa klise (seperti nomer 8) tidak sering ditemukan, karena ini merupakan kesimpulan pribadi aja, dan dari pengalaman pribadi. Jadi, avoid those cliches, unless you can write a very very creepy stories with those cliches, best of luck..
Menulis Cerita Horror (Part 2) ll 10.47 ll
yang belom baca Part 1, dimohon baca part 1 dulu yaa..
Sudut Pandang
1. Orang Pertama,
1a. Kamu sebagai the hero. "The hero" disini maksudnya kamu adalah orang yang dikenai hal-hal horror. Saat orang merasa ketakutan (seperti the hero-nya disini) sense-nya mereka meningkat.
Mereka bisa tiba-tiba mendengar suara angin yang paling kecil dan suara bisik-bisik yang sangat kecil volumenya. Bergantung pada rincian untuk nge-set moodnya, when the horror thing goes down, berusaha untuk hanya menyampaikan yang diketahui the hero-nya. Jangan menggunakan "lalu aku mengetahui bahwa" "tanpa ku ketahui sebelumnya" "tapi ternyata", dll. Hanya yang pernah dialami the hero-nya yang harus digunakan.
1b. Kamu sebagai 'itu'. JANGAN, just .. don't. Contoh : "Kamu adalah zombie"
2. Orang Ketiga. Yang paling gampang dan mungkin yang terbaik. Jangan pernah TELL US, selalu SHOW US. "Andi mulai menjadi ketakutan" vs "Andi menutup matanya dan mulai menggumamkan lagu-lagu yang ceria ke dirinya sendiri, tapi dia harus berhenti untuk menelan ludahnya sendiri, setiap kali dia harus berhenti, dia menutup matanya lebih ketat."
3. Orang Kedua. "Kamu". pembaca dituntun sepanjang cerita, hati-hati tapi. Jika bagus itu bisa membuat pembaca sangat ketakutan, tapi jika buruk pembaca akan menertawakanmu. Dan biasanya itu hasilnya buruk.
Tanda baca dan bahasa.
1. Penggunaan yang benar. SELALU (buatlah cara untuk) MENGGUNAKAN TATA BAHASA DAN TANDA BACA YANG BENAR (jika memungkinkan). koma yang ditempatkan dengan baik, tanda penghubung atau tanda tanya bisa membuat perbedaan. Perhatikan gimana di cerita-cerita horror komedi tidak punya tanda baca dan banyak kapital? Saat kamu memakan makanan yang enak, apa kamu langsung pengen menelan secepat mungkin? atau apa kamu menggigit-gigitnya perlahan, dikunyah perlahan, dan ditelan dengan selayaknya? (biasanya ini diterapkan kebanyak di sudut pandang orang ketiga. sudut pandang orang pertama dan kedua memiliki pilihan yang lebih banyak)
2. Pengulangan. Kalimat yang diulang seringkali membentuk suasana yang menyeramkan. Hati-hati jangan terlalu sering menggunakan ini tapi.
Pergerakan.
1. Pergerakan yang biasa. "Itu mulai berlari ke arahku.." ...hoaam...
2. Pergerakan yang tidak biasa. "Itu mulai bergerak dengan lambat ke arahku, itu .. menggeliat, berkedut.."
3. Tanpa pergerakan. "Itu duduk disana, tidak bergerak, tidak berkedip..."
Pilihan kata.
1. Kata-kata yang sempurna. Selalu ada cara yang bagus untuk mengatakan sesuatu, kamu hanya harus menemukannya. Coba pertimbangkan contoh-contoh di baris dibawah ini :
"Itu memulai memutarkan tubuhnya menjadi bentuk-bentuk yang aneh"
"Itu mulai meliuk-liukkan bentuk tubuhnya ke posisi-posisi yang aneh"
Menutup cerita.
1. Biarkan 'terbuka'. Menambahkan paranoia, karena membuat pembaca tidak yakin kemana 'itu' pergi, yang mereka ketahui hanya bahwa itu masih ada di suatu tempat di luar sana.
2. Ditutup. Semacam menghabiskan ceritanya. Itu bisa membuat mereka tidak takut, karena mereka tahu bahwa 'evil spirit'nya uda dikalahkan / disegel / dihancurkan / dimatikan dsj.
3. Apa yang telah terjadi? Coba jadi jelas tentang apa yang terjadi, walaupun tidak ada yang terjadi, jadilah jelas tentang itu.
4. Apa yang terjadi tadi? Akhiri dengan catetan misterius, buat yang membingungkan dan sedikit "menuntun" bisa menjadi sangat efektik. Hati-hati dengan ini.
Bagaimana cara memulai cerita.
1. Mulai dari akhir, bukan dari awal. Buat that scary idea di pikiranmu, dan mulai ke belakang dari sana. Hal yang paling penting dalam cerita adalah elemen "scary"-nya, jadi pastikan kalau itu fokus utamanya, dan itu dikembangkan sebelum yang lainnya. Coba sesuatu yang menakutkan BUAT KAMU. Dengan cara itu kamu kan lebih mengetahui tentang itu, dan segala sesuatunya kayak feelings dan nuansa buat lewat itu, jadi kamu bisa mengembangkan dengan benar.
2. Masukkan hal yang menyeramkan itu ke setting yang tidak menyeramkan, kembangkan sekelilingnya.
3. LALU pikirkan tentang karakternya.
4. Tulis garis besarnya.
5. Gunakan tips-tips sebelumnya untuk membuat cerita yang koheren.
6. Baca lagi seakan-akan kamu itu troll. Apakah kamu akan menertawakan ceritamu? atau apa itu emang bagus?
Catatan
1. Boleh tidak menggunakan aturan-aturan yang ada atau tips-tips diatas. Dengan catatan kalau kamu memang bisa ngebuat cerita yang suerem dengan nge-break salah satu tips diatas. Then for God's sake just make it.
2. Gunakan klise dengan hati-hati. Jika dipakai dengan bagus, baik dan benar bisa membuat ceritamu lebih bagus / menyeramkan, tapi jika dipakai dengan kurang bagus, bisa berdampak negatif pada ceritamu.
Sabtu, 03 November 2012
Menulis Cerita Horror (Part 1) ll 21.39 ll
Secara umum, ada 3 tipe dari 'ketakutan' :
1. Ketakutan karena
shock (kejutan). Tujuan utamanya adalah untuk mengejutkan pembaca.
Contoh - Suara teriakan yang keras atau sesuatu yang menyeramkan tiba-tiba keluar dari kloset
2. Paranoia. Tujuan dari paranoia adalah untuk membuat pembaca merasa nervous dan tidak yakin / ragu terhadap sekelilingnya.
Contoh - Cerita tentang hantu membuat kamu merinding saat mendengar suara-suara seperti dari lantai kayu
3. Dread (ngeri). Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan sebuah ketegangan bahwa pembaca sedang semacam dikuasai dengan perasaan ngeri pribadi. Perasaan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi, mungkin bentuk perwujudan ketakutan yang terkuat, hal-hal yang biasanya ada di mimpi-mimpi buruk.
Contoh - Sesuatu dengan bentuk yang sangat sangat aneh goyang di tanah. Kamu takut kalau itu akan mengikuti / mengapa-ngapain kamu.
Anonim vs. Spesifik
1.
Anonim. Menggunakan nama kota dan tokoh anonim kadang sering disalah artikan bahwa yang "tidak diketahui" lebih menyeramkan ke orang-orang. Ini tidak selalu benar. Seringkali itu malah membuat ceritamu lebih laughable (semacam bisa ditertawakan). Contoh : "Suatu hari di suatu kota kecil hiduplah seorang anak yang ..." dst.
2.
Spesifik. Kadang spesifik bisa terkesan lebih kuat daripada yang samar-samar. Saat orang sedang dalam mood untuk takut (kayak bersiap-siap untuk takut, kan biasanya sering gitu kalo antusias mau denger cerita hantu), pikiran bahwa cerita itu
bisa jadi nyata, membuat itu lebih menggiurkan daripada "itu terjadi di suatu hutan di suatu tempat." Walaupun tempat yg dikatakan itu tidak nyata, mengklarifikasi dimana itu terjadi, dan ke siapa, bisa membuat cerita mengerikan.
Cara-cara bagaimana cerita dimulai.
1.
To the point. Langsung 'melemparkan' pendengar/pembaca ke inti horrornya. Ini biasanya bukan ide yang bagus. Cerita yang dimulai dengan "itu bergerak kepadaku, itu akan mendapatkan aku. ini mungkin isi diariku yang terakhir." itu lemah. 'Oh tidak, sesuatu akan 'mendapatkan' seseorang yang tidak ku ketahui, dan melakukan sesuatu ke mereka mungkin'. Ceritanya bisa jadi tentang
Anne Frank, atau tentang penculikan or that kind of things.
2.
'Tuntun' mereka. mulai dengan hal-hal yang normal, lalu mulai pelan-pelan masukkan 'petunjuk-petunjuk' ke dalam cerita. Berikan kepada orang2 sense kayak "semuanya normal ... tapi tunggu, sesuatu tidak benar disini.." dan begitu seterusnya. Jika kamu bisa membentuk ketegangan yang cukup tinggi, orang-orang akan merasa paranoid, dan mungkin mulai merasakan
dread.
Membentuk cerita.
1.
Subtlety (seluk beluk, semacam itu). Usahakan ada subtlety di sepanjang jalan. Membaca tentang cakaran halus di jendela lebih mengerikan daripada jendelamu tiba-tiba hancur. Membaca tentang kamu melihat sesuatu di ujung-ujung matamu lebih mengerikan daripada membuka pintu dan melihat seorang cewek tanpa wajah diatas kasurmu. Keindahan subtlety adalah kamu bisa membuat itu menuntun ke sesuatu yang lebih obvious.
Contoh - Cerita dimulai dengan kamu melihat sesuatu di ujung2 penglihatan matamu, kemudian itu melesat pergi dengan cepat, dan akhirnya kamu melihat sesuatu itu dengan seluruhnya.
2.
Jangan 'diseret' terlalu panjang. cerita yang BENAR-BENAR PANJANG itu antara butuh untuk ditulis dengan SANGAT SANGAT BAGUS, atau tidak ditulis sama sekali. Ceritanya harus berlanjut, membentuk terror sepanjang cerita. Tidak menghabiskan 10 paragraf menceritakan tentang satu waktu saat kamu pergi ke toko dan melihat poster orang hilang, dan bagaimana kamu melihat poster itu di 3 toko lainnya. Yang tadi itu bisa dijelaskan hanya dalam beberapa kalimat.
Apa yang menyeramkan?
1.
Yang tidak diketahui. Masuki sesuatu yang tidak (atau tidak bisa) dijelaskan dan carilah sesuatu yang memberikan itu jawaban yang semi-believable dan menyeramkan. Hal-hal tanpa jawaban yang diketahui itu 'tempat-tempat' yang sangat bagus untuk diceritakan / dimulai gambaran, daripada dengan sesuatu yang sangat bisa dijelaskan di bahasa umum.
2.
Sains. Dengan bicara secara teknis, kamu bisa membodohi orang-orang untuk mempercayai kebenarannya.
3.
Anak-anak dan gadis (anak-anak perempuan). Cerita tentang seorang anak atau seorang anak perempuan lebih menyeramkan daripada cerita tentang seorang lelaki dewasa (perhitungan kasarnya 80%), ini karena anak-anak biasanya dilihat sebagai yang innocent.
4.
Cermin. Cermin selalu menjadi subyek horror yang populer, dan untuk alasan yang bagus. Mereka membolehkan kita untuk melihat diri kita sendiri, tetapi seperti cermin di taman hiburan kayak di rumah cermin (beberapa cermin), semua hal tidak selalu seperti yang terlihat.
5.
Yang tidak jelas, foto yang kabur, dsj. Ini memberikan kesempatan bagi pembaca untuk membiarkan pikiran mereka 'mengembara' sendiri. Jika pikiran mereka di tempat yang tepat (semacam paranoia) hal-hal yang tidak jelas ini membuat mereka memikirkan kesimpulan-kesimpulan mengerikan mereka sendiri.
6.
Sesuatu yang tertinggal / peninggalan. Rumah yang terabaikan bisa membuat penasaran. Rumah yang cerah dan ceria itu ... sudah tentu tidak nyeremin.
7.
Wajah. Mata, gigi, senyum, semua itu bisa dideskribsikan dengan cara yang bisa menakuti orang.
8.
Gambar. entah itu lukisan Victorian dimana matanya bergerak, atau gambar digital dimana di temanmu terdapat angka '666' di dahinya, gambar itu sering diasumsikan sebagai statis dan, saat mereka tidak, itu menyeramkan.
9.
Teknologi. Teknologi adalah ekspresi dari kontrol manusia terhadap dunia yang diketahui. Saat teknologi melakukan sesuatu yang aneh / bertindak secara aneh, itu bisa menjadi menyeramkan.
Kematian itu berlebihan.
1.
Sebagai akhir. "Dia mati" "itu membunuhnya" HOLY SH*T HE DIED WHO A WTF ...... yeah, kematian tidak menyeramkan. Itu terlalu sering digunakan sampai-sampai banyak orang 'kebal' terhadap ending kayak gitu. Seseorang yang hilang itu lebih baik daripada "mereka menemukan dia mati 2 minggu kemudian"
2.
Sebagai subyek. "orang-orang secara misterius tetap mati" itu juga tidak menyeramkan.
3.
Sama halnya dengan pembunuhan. Kecuali pembunuhnya itu suangat suangat sadis, maka menulis tentang pembunuh berantai itu sudah terlalu sering dilakukan.
Haruskah kita melawan 'itu'?
1.
Ya. Beberapa karakter berusaha untuk melawan balik ke 'itu', dan selalu gagal. Dalam suatu cara, ini sudah menjadi klise. Ini juga kurang nyata, 99% orang, saat berhadapan dengan hal-hal yang nyeremin, akan menjadi terlalu takut untuk melawan balik, kecuali mereka marah dengan 'itu'
2.
Tidak. Kebanyakan karakter berusaha untuk bersembunyi / menghindari 'itu'. Ini biasanya lebih baik, karena itu membiarkan 'itu' menjadi lebih susah dan lebih susah untuk diabaikan / bersembunyi dari 'itu'
3.
Mereka tidak tau tentang 'itu'. Itu mempunyai potensial yang epik. Kamu tahu di film-film dimana sudut pandangnya berubah dan bergerak sedikit? Kita tahu sesuatu mengawasi, tapi karakternya tidak. Jika dilakukan dengan benar, ini mempunyai kualitas horror yang sangat hebat, tapi jika dilakukan dengan buruk, bakal menjadi jelek banget. Gunakan ini dengan hati-hati.
Segini dulu, nanti part 2 menyusul yah :3